Sejarah Madrasah
MA NU 06 CEPIRING
Sejarah Madrasah
Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Cepiring didirikan berdasarkan:
Keputusan Majelis Wakil Cabang Ulama Cepiring pada tanggal 14 Robiul Awal tahun 1406 H, atau tanggal 16 Nopember 1986 bertempat di Madrasah Diniyah Awaliyah Desa Kangkung Cepiring yang dihadiri ranting-ranting se-MWC Cepiring.
Keputusan rapat harian gabungan MWC NU Cepiring bersama bagian Ma’arif pada tanggal 7 Mei 1987/9 Ramadlan 1407 H, di rumah bapak Rozikin Abdullah, BA. sebagai realisasi program MWC NU Cepiring.
Dengan dasar tersebut di atas maka diputuskan pada hari Kamis Wage tanggal 9 Ramadlan 1407 H atau pada tanggal 7 Mei 1987 didirikan Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Cepiring Kendal yang pelaksanaannya akan dimulai pada tahun ajaran baru 1987/1988 pada tanggal 20 Juli 1987 atau tanggal 24 Dzulqo’dah 1407 H.
Sebagai tindak lanjut keputusan, maka LP. Ma’arif Koordinator Cepiring menyampaikan laporannya kepada Ma’arif Cabang Kendal dengan nomor : 1l/LPM/A/MA/V/1987, untuk diproses sebagaimana mestinya. Kemudian disusulkan pula surat Permohonan Pengesahan MA NU Cepiring dengan nomor : 02/P.MA.NU/A/VII/l987 tertanggal 2 Dzulhijjah 1407 H atau tanggal 28 Juli 1987 kepada Lembaga Pendidikan Ma’arif Cabang Kendal.
Dengan permohonan tersebut oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif Cabang Kabupaten Kendal dilanjutkan Permohonan Pengesahan dan sekaligus mohon didaftar dengan nomor: 211/II.06/I/MRF/X/1987 tertanggal 1 Oktober 1987 kepada Kepala Bidang BINRUAIS Kanwil Depag Propinsi Jawa Tengah di Semarang.
Keputusan Majelis Wakil Cabang Ulama Cepiring pada tanggal 14 Robiul Awal tahun 1406 H, atau tanggal 16 Nopember 1986 bertempat di Madrasah Diniyah Awaliyah Desa Kangkung Cepiring yang dihadiri ranting-ranting se-MWC Cepiring.
Keputusan rapat harian gabungan MWC NU Cepiring bersama bagian Ma’arif pada tanggal 7 Mei 1987/9 Ramadlan 1407 H, di rumah bapak Rozikin Abdullah, BA. sebagai realisasi program MWC NU Cepiring.
Dengan dasar tersebut di atas maka diputuskan pada hari Kamis Wage tanggal 9 Ramadlan 1407 H atau pada tanggal 7 Mei 1987 didirikan Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Cepiring Kendal yang pelaksanaannya akan dimulai pada tahun ajaran baru 1987/1988 pada tanggal 20 Juli 1987 atau tanggal 24 Dzulqo’dah 1407 H.
Sebagai tindak lanjut keputusan, maka LP. Ma’arif Koordinator Cepiring menyampaikan laporannya kepada Ma’arif Cabang Kendal dengan nomor : 1l/LPM/A/MA/V/1987, untuk diproses sebagaimana mestinya. Kemudian disusulkan pula surat Permohonan Pengesahan MA NU Cepiring dengan nomor : 02/P.MA.NU/A/VII/l987 tertanggal 2 Dzulhijjah 1407 H atau tanggal 28 Juli 1987 kepada Lembaga Pendidikan Ma’arif Cabang Kendal.
Dengan permohonan tersebut oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif Cabang Kabupaten Kendal dilanjutkan Permohonan Pengesahan dan sekaligus mohon didaftar dengan nomor: 211/II.06/I/MRF/X/1987 tertanggal 1 Oktober 1987 kepada Kepala Bidang BINRUAIS Kanwil Depag Propinsi Jawa Tengah di Semarang.
Tokoh pendiri
Adapun tokoh-tokoh pendiri Madrasah Aliyah NU 06 Cepiring antara lain:
| No. | Nama | Jabatan |
| 1. | KH. Samrodin Rois | Rois Syuriyah NU Cepiring |
| 2. | KH. Masyhudi Imron | A’wan Syuriyah |
| 3. | KH. Muridi Asy’ari | Ketua MWC NU Cepiring |
| 4. | KH. Rozikin Abdullah, BA. | Wakil Ketua MWC NU Cepiring |
| 5. | KH. Maskur Amin | Sekretaris MWC NU Cepiring |
| 6. | Ky. Mukharor | Wakil Sek. MWC NU Cepiring |
| 7. | KH. Muhammad | Bendahara MWC NU Cepiring |
| 8. | KH. Ach. Muqoddam | Ketua Koordinator LP. Ma’arif |
| 9. | KH. A. Sanusi | Wakil Ketua Koordinator LP. Ma’arif |
Tujuan
Adapun tujuan didirikannya MA NU 06 Cepiring antara lain:
- Mewujudkan manusia muslim Ahlusunah waljamaah yang bertaqwa kepada Allah SWT, serta membina Ilmu Agama dan umum.
- Mengintensifkan pendidikan Agama Islam, khususnya lulusan dari MTs NU 01 Cepiring dan anak-anak lulusan dari SMP yang ada di lingkungan kecamatan Cepiring.
- Ikut mencerdaskan kehidupan Bangsa Indonesia.
Madrasah Aliyah NU Cepiring mulai menerima pendaftaran murid baru untuk yang pertama kali dibuka tanggal 1 Juli 1987 atau tanggal 5 Dzulqo’dah 1407 H dengan mendapat murid 23 anak (semua laki-laki)
